Mau Jadi Penulis?
Bisa! Honor Oke...

Assalamualaikum, Salam sejahtera buat semua...

Sebelum bicara soal kontribusi menulis dan honor, sebaiknya dibaca dulu: Visi ILMUIMAN.NET, Ikhwal ILMUIMAN.NET (about us), dan Syarat & Kondisi Layanan. Terkait progress, bisa juga ditinjau 2017: Alive & Well, 10 Years, And On... Berikutnya, kami asumsikan, para pembaca sudah paham itu semua.

Tulisan Apa Yang Bisa Dikontribusikan?

Tidak bertele-tele, untuk berkontribusi di ilmuiman.net, (yaitu sebagai penulis, bukan sebagai sponsor, donatur, atau investor) ada beberapa hal bisa dilakukan.

(1) Bikin novela berformat EPUB. Satu novela epub, kira-kira, panjangnya 10 halaman A4 (kalau diprint! Kalau tidak diprint, tapi malah diuwel-uwel, lecek deh jadinya). Lebih dikit okelah, boleh juga asal dinilai bagus. Tapi, kalau 20 (atau kelipatan 10), lebih baiklah dikemas ulang (bersambung) jadi dua novela (atau kelipatan 10-an). Yaitu biar honornya lebih besar, dan juga para pembacanya lebih nyaman membacanya (tapi kalau mereka banyak hutang, mestinya masih mikir juga, sih. Bodo amat). Untuk satu novela epub: honornya Rp. 120 ribu (atau 3-gold, dalam standar ilmuiman.net). Catatan: novela epub, adalah kisah-fiksi, novel percintaan pendek, yang ditulis dalam format epub. Tentang format ini, kalau belum paham bisa dibaca di sini: Ikhwal Format EPUB.

(2) Bikin cerpen berformat .TXT. Saat tayang, kalau cerpen itu panjangnya 2 screen atau kurang, maka honornya 1 BRONZE (Rp. 25 ribu). Kalau cerpennya cukup panjang, maka honornya 1 GOLD (Rp. 40 ribu).

(3) Bikin novela berformat .TXT. Novela ini kurang lebih adalah cerita bersambung (atau cerpen yang cukup panjang untuk dipecah jadi 3 bagian atau lebih), atau novel percintaan yang beneran novel (bukan cerpen). Honornya, adalah tergantung jumlah bagiannya (saat tayang). Jadi, Novela yang nanti pas tayang terpecah jadi 10 bagian (atau 10 bab), maka penulisnya berhak mendapat honor sebesar 10 BRONZE (Rp. 25 ribu x 10), atau 10 GOLD (Rp. 40 ribu x 10), atau 10 itu kombinasi BRONZE dan GOLD (BRONZE untuk bagian yang 1-2 screen panjangnya, dan GOLD untuk yang 3 screen atau lebih).

Semuanya itu, baik nomor (1), (2), dan (3) di atas, mestilah berupa kisah-fiksi romance (kisah percintaan), sesuai tema utama ilmuiman.net.

Cara Berkontribusi Bagaimana?

Kirimkan naskah (1), (2), atau (3) di atas, via email ke redaksi, yaitu sawibisono@yahoo.com. Dengan subject yang jelas, untuk mendapat perhatian. Contoh subject: Novela untuk ilmuiman.net. Atau subject: Cerpen Ketika Si Udin Kecemplung Sumur. Or anything like that.

Mohon perhatian: sering kali dianggap sepi oleh redaksi, kalo orang kirim subject-nya blank; atau subjectnya gak jelas, misalnya, subject: Jual Racun Tikus. Lha, padahal, bisa saja "Jual Racun Tikus" itu judul novela atau cerpen yang ciamik. Maaf ya. Hari gini, email sering membludak. Subject gak jelas bisa langsung ke-delete tanpa dibaca.

Di bagian dalam email, mohon disertakan tulisan pernyataan, yang menyatakan karya-karya itu bikinan penulis sendiri, dan dikirim untuk dikontribusikan di ilmuiman.net. Bisa aja kan, orang kirim email ke redaksi, cuma untuk pamer: "Boss, lihat nih, karya gue bagus, kan? Jangan sekali-sekali dimuat di situ elo, ye!" Atau, sekedar anekdot, yang di-copy-paste dari antah berantah, kutipan, bajakan, gak jelas.

Kalau ternyata bagus, maka karya akan diproses dan ditayangkan di ilmuiman.net, dan setelah itu, penulisnya akan dihubungi untuk diberikan honornya. Atau, kalau nama dan nomor rekening sudah dikasih duluan, maka bisa langsung ditransfer honor dulu, baru setelah itu dihubungi.

Kalau karya kurang oke. Maka dianggap sepi. Kadang, pengirim mendapat balasan email, yang menyatakan bahwa karyanya tidak tayang/di-rijek. Tapi sering kali, just dianggap sepi begitu aja. Dan tidak ada kontak apa-apa. Sorry. Jadi, kalau sekian lama tidak tayang. Ya udah,.. ke laut.

Pertanyaan-pertanyaan Yang Lazim

(1) Bagaimana kalau saya kirim novela-nya berformat PDF? Bandel lu ye. Maaf. Karya berformat PDF tok tidak diterima.

(2) Bagaimana kalau saya kirim novela-nya dua copy, berformat EPUB dan PDF? Dapat honor tambahan nggak? Very nice of you. Sementara karya berformat PDF tok tidak diterima, kalau kontributor mengirim karya berformat EPUB DAN PDF, bolehlah, dapat honor tambahan. Jadi Rp. 120+25rb = Rp. 145ribu. (3 Gold + 1 Bronze).

(3) Bagaimana kalau saya kirim karya berformat .DOC atau .DOCX (Microsoft Word)? Rada ngerepotin sih sebenernya, tapi ngerepotin dikit. Jadi okelah, boleh. Dengan catatan: karya yang dikirim dalam format Microsoft-Word, maka akan diproses sebagai cerpen online (kalau pendek) atau novela online (kalau cukup panjang). Dan akan dapat honor sesuai hasil akhir yang diproses oleh redaksi. Kalau karyanya bagus banget, akan dibuatkan juga versi EPUB (dan bisa juga, plus PDF). Dan dapat honor tambahan.

(4) Kalau begitu, paling optimal kalau saya kirim tiga versi ya: .DOC, .EPUB, dan .PDF? Belum tentu juga. Kalau karyanya jelek: versi apapun juga, pasti di-rijek. Maaf. Kalau karyanya just so-so, bagus, tapi ya.. gitu deh. Maka, redaksi akan cenderung muat yang EPUB & PDF saja (Honor Rp. 145rb), dan lupakan yang .DOC. Kalau beneran redaksi lagi super nganggur,.. dan suka banget sama karya yang diterima.. barulah akan dibuatkan dan ditayangkan tiga versi, yaitu versi online, EPUB, dan PDF, dan honornya tiga paket.

(5) Bagaimana kalau saya kirim karya berformat .TXT? Boleh. Bahkan lebih bagus .TXT bagi redaksi daripada .DOC atau .DOCX.

(6) Di luar fiksi percintaan, apa beneran tidak boleh sama sekali tema lain? Nggak segitu kakunya sih. Kalau karyanya bagus, dan dibacanya seru (serasa kayak fiksi), maka karya yang bersifat kisah nyata (atau berdasar/terinspirasi kisah-nyata), itu boleh. Demikian pula kisah non-fiksi, kalau penuangannya seperti mendongeng fiksi, itu okelah. Tapi mesti dipastikan: karyanya bagus. Kalau enggak, pasti langsung dirijek. Sorry.

(7) Saya kirim email, tanya-tanya tentang ilmuiman.net, kok nggak ditanggapi, ya? Mohon maaf. Memang begitu situasinya. Redaksi jarang ada waktu luang. Jadi, kebijakannya: sementara ilmuiman.net dikelola secara part-time seperti sekarang; interaksi dengan kontributor dan fans minimal. Kadang ada email/query yang dijawab, tapi itu jarang banget. Seringnya, kalau cuma tanya-tanya tok, itu tidak direspons.

(8) Jadi, saya nggak perlu tanya-tanya, langsung kirim email yang berisi karya? Yak, betul. Lebih praktis begitu. Ini pun, bisa dianggap sepi juga, yaitu kalau karyanya kami anggap kurang oke. Kalo karyanya oke,.. ya udah, ditayangkan, lalu honornya dibayarkan.

(9) Kalo gitu, jangan-jangan nanti karya saya gimana-gimana? Saya jadi ragu nih. Kalau ragu, ya sudah. Tidak usah kontribusi juga tidak apa. Dari kami, tidak ada statement jaminan apapun. Cuma ya, Allah Tuhan Semesta Alam senantiasa menyaksikan segala perbuatan kita semua, kan? Kalo kami kelakuannya nggak bener, kami takut kepada-Nya.

(10) Emang beneran, semua yang berkontribusi dibayar honornya? Hehehe.. enggak sih ternyata. Dan yang belum dibayar itu adalah teman atau kontributor yang emang gak niat nerima bayaran. Mereka bilang: "Gue gak usah dibayar deh", atau "Honornya lu pegang dulu aja, deh", atau "Saya ngambil honornya entar aja eh" (tapi entar itu kapan, Bro, en Sis?!!) atau dikontak-kontak.. beliaunya nggak kunjung kasih nomer rekening. Kami mesti kirim kemana, neh? Kan jadi bingung. Iya, kan. Tapi ya, yang kategori ini gak sampe 1% sih. Walau begitu, sampai sekarang, catatan honor yang masih terhutang tetap kami keep.

Kalau mau info lebih lagi, bisa juga dijadikan rujukan syarat-syarat lomba yang dulu pernah beberapa kali kami laksanakan, contohnya di Lomba e-Book 2014 (dan 2015). Demikianlah. Bagi anda yang berminat mengkontribusikan naskah novel atau cerpen yang sip, silakan bergabung dengan kami. Semoga kita semua senantiasa berada dalam lindungan dan kasih sayang Allah. Terima kasih & salam.

Bandung, 21 Juli 2017, Redaksi ilmuiman.net, AsliYW.